Review Knalpot KDX Exhaust Concept

Ninja150ss – Review Knalpot KDX exhaust concept | Hai mas vroh… Berjumpa lagi dengan saya pemilik warung papan triplex yang beberapa bulan kemarin sempat menghilang dari dunia blogging, mohon maaf nya karena kebetulan saya terlalu asik bergelut dengan beberapa jajanan atos seputar motor kawasaki ninja 150. Kali ini saya akan mencoba memberikan review tentang knalpot KDX exhaust concept hasil produksi anak bangsa dari Widodomartani Ngemplak, Sleman, Jogjakarta.

Sejarah singkat mengenai asal mula knalpot KDX ini, seorang pria bernama Eko atau yang akrab disapa dengan Kodok ini (bukan eko chodox dragster, kebetulan namanya mirip), cukup dikenal di kalangan para pembalap dragbike sebagai ahli urusan pipa gas buang. Pria asal Sleman, Jogjakarta yang mengaku belajar bikin knalpot secara otodidak itu, mengerjakan knalpot pesanan yang rata-rata para pengguna ninja 2-tak. β€œAwalnya saya bekerja di bengkel las. Setelah itu, saya coba bikin-bikin knalpot. Dan hasilnya lumayan bagus. Akhirnya keterusan hingga saat ini,” ujar pria yang beri nama produknya KDX Exhaust Concept. KDX singkatan dari nama panggilannya.

Sejak tahun 2005 dirinya sudah membikin knalpot ninja 2-tak. Namun karena saat itu balap drag bike belum seramai sekarang, dirinya hanya melayani pembuatan by order. Saat drag bike mulai ramai diawal tahun 2008-an, knalpot buat drag bike mulai banyak dipesan pembalap dan bengkel-bengkel balap. Karena skalanya masih industri rumahan, maka Eko KDX belum bisa memproduksi banyak knalpot. “Sehari saya hanya bisa produksi 5-10 knalpot saja”.

Setelah sebelumnya saya menimbang-nimbang dan mencari informasi tentang knalpot KDX ini, akhirnya saya ingin mencicipi bagaimana rasanya jika foging pistun dijejali knalpot KDX, awalnya saya kesulitan mendapatkan knalpot ini secara langsung di toko-toko dekat daerah saya, alasan sulit mendapatkannya karena dari segi kapasitas produksi pembuatnya memang tidak bisa banyak. Walaupun penjual knalpot online menjamur tapi saya kurang puas jika belum memegang barangnya secara langsung, dengan perjuangan dan menunggu waktu, akhirnya saya berhasil juga mendapatkannya πŸ™„

● Desain 

Secara desain, knalpot KDX ini memiliki ciri khas tersendiri dari pembuatnya, terutama di bagian silincer karena di bagian inilah dapat terdeteksi mana KDX yang ori dan mana yang KW πŸ˜† kalau untuk standar biasanya knalpot KDX ini dibuat dengan ukuran perut 39 tetapi kita bisa request kepada pembuatnya jika menginginkan ukuran perut sesuai keinginan. Ukuran perut dalam konstruksi knalpot 2tak itu juga mempengaruhi performa nya, tapi semua tergantung bagaimana setingan yang pas supaya mendapatkan hasil yang memuaskan. Kalau pada mulanya knalpot KDX dibuat dengan leher berbentuk huruf C terbalik, hal ini bertujuan supaya aliran gas buang dapat lancar dialirkan tanpa mendapat hambatan, maklum knalpot ini dulunya terkenal di lintasan lurus adu cepat (kebanyakan memakai motor ninja tipe SS/R) tetapi sekarang juga tersedia bentuk leher L untuk tipe ninja 150rr supaya tidak mentok ke slebor depan. Untuk perut knalpot, saya memesan ukuran 41, bukan nya sok-sok an sih tapi karena pengen mencoba aja karena knalpot yang saya pakai sebelumnya memiliki ukuran perut yang standar (siapa tau lebih nampol πŸ˜€ )

● Bahan

Knalpot KDX ini terbuat hanya dari bahan galvanis, kalau ada yang dari stainless patut dipertanyakan tuh πŸ™‚ . Awalnya saya agak ragu jika memakai knalpot dengan bahan galvanis, hal ini dikarenakan rentan terserang karat, tapi rasa penasaran yang lebih besar dari pada rasa khawatir saya akhirnya nekat nyobain aja deh.

● Finishing 
Menurut pendapat saya, las-las an nya rapi dan mempunyai ciri khas jika dibandingkan dengan knalpot lain dengan bahan yang sama. Asal jangan dibandingkan dengan yang berbahan stainless, tentu akan sangat berbeda, ya iyalah las yang dipergunakan saja berbeda koq. Are u kidding me?  

● Suara 

R9 stainless Mugello terpaksa saya lengserkan sementara dulu karena pesanan knalpot KDX galvanis dengan ukuran lingkar perut 41 telah sampai di rumah, setelah proses swap knalpot selesai langsung saya coba stater foging pistun. Suaranya begitu nyaring terdengar, lebih garing, ada suara ngencring, lebih keras dan memiliki dentuman yang mantab dalam kondisi idle atau stasioner. Perlu diketahui setiap merk knalpot memiliki ciri khas suara sendiri, gak percaya? Silakan tes sendiri πŸ˜› .

● Performa 

Sedikit menyeting sebisanya dan setelah merasa pas saya coba membawa foging pistun ke luar, dengan situasi jalan raya yang cukup sepi karena sudah agak malam waktu itu, saya coba tarik gas foging pistun, jarum Rpm semakin tinggi, upshift saya lakukan dikisaran 8-9rb Rpm (kecuali gigi 1 dan 2) suaranya begitu sadis mas vroh, menjerit, melengking, garing dan sangat-sangat pedas ditelinga, sampai-sampai beberapa motor didepan saya dengan ikhlas sedikit menepi untuk memberikan jalan kepada foging pistun πŸ˜† . Untuk gas buang yang dihasilkan jangan dipertanyakan lagi, yang pasti memberikan terpaan angin malam yang semilir dan efek nyuu…ttt ke badan 😎 ,saya tidak mau menuliskan kalimat yang lebay silakan dicoba sensasi super kips di rentang Rpm 8-9rb dengan menggunakan knalpot KDX, tentunya dengan stelan karbu yang pas supaya waktu dibejek tidak batuk-batuk alias brebet πŸ˜† .

● Kesimpulan 

Secara overall saya puas dengan knalpot KDX ini, dengan harga yang terjangkau alias tidak bikin kantong kering, sudah bisa menikmati knalpot yang memiliki tingkat eksklusifitas tersendiri, kenapa? Karena produksi per hari dari pembuatnya terbatas demi menjaga kualitas dan peredaran knalpot KDX exhaust concept yang original tidak begitu banyak dipasaran. Mungkin jika mas vroh yang membaca tulisan ini dan tertarik untuk mencicipi knalpot KDX Exhaust Concept yang ori alias bukan KW cukup terjangkau dan tidak terlalu menguras kantong, harganya hanya 750rb (belum termasuk ongkir) loh koq lebih miring dari pada penjual online? Sssttt…..itu rahasia , kalau saya tulis tidak etis πŸ˜†

Penasaran dengan suaranya? Saya sertakan videonya di wall fb saya. Untuk pemesanan bisa langsung kontak lewat :

Telp/whatsapp : 087-823-162-649

email : setyawanraharjo6989@gmail.com

Rasakan sensasi nya

Salam foging pistun teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul :mrgreen:

● air radiator kawasaki ninja 150

● data aisi mei 2016 , yamaha harus segera berbenah

● Cara inrayen sepeda motor baru yang benar

● review pemakaian oli sesat selama ini

● tips jepret spyshoot di jalan dan ridernya tidak terima

● air radiator ninja 150

● kelemahan ninja 150

● kelebihan kawasaki ninja 150

● kekurangan ninja 150

● mengatasi super kips macet

● oli untuk kawasaki ninja 150

● Mengatasi ninja 150 overheat

● Fungsi kopling atau clutch

Advertisements

16 thoughts on “Review Knalpot KDX Exhaust Concept

  1. Pingback: Knalpot Untuk Ninja 150 | Ninja150ss

  2. Pingback: Fanatik Merk Itu Tidak Baik Loh…!! | Ninja150ss

  3. Pingback: Mengatasi Ninja 150 Overheat | Ninja150ss

  4. Pingback: Fungsi Kopling Atau Clutch | Ninja150ss

  5. Pingback: Kumpulan Foto Modifikasi Kawasaki Ninja 150 | Ninja150ss

  6. Pingback: Review Oli Sesat Pertamina Fastron Techno Di Motor Matik | Ninja150ss

  7. Pingback: Air Radiator Kawasaki Ninja 150 | Ninja150ss

  8. Pingback: Cara Inrayen Sepeda Motor Baru Yang Benar | Ninja150ss

  9. Pingback: Review Pemakaian Oli Sesat Selama Ini | Ninja150ss

  10. Pingback: Air Radiator Ninja 150 | Ninja150ss

  11. Pingback: Kelemahan Ninja 150 | Ninja150ss

  12. Pingback: Oli Untuk Kawasaki Ninja 150 | Ninja150ss

  13. Pingback: Perbedaan Blok Silinder 1878 Dengan 1855 Pada Ninja 150 | Ninja150ss

  14. Pingback: Review Lampu LED Philips Tyto Karnavian | Ninja150ss

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s