Jika Ingin Bangkit Maka Harus Belajar Dari Kesalahan

Ninja150ss – Hai mas vroh… Pemilik warung papan triplex ini ingin sedikit ikut nimbrung atas sebuah tulisan yang berjudul awal 2019 akan ada momentum kebangkitan Yamaha hasil karya dari seorang misterius yang terkenal dengan jurus ilmu terawangan ampuh nya soal perkembangan dunia otomotif sepeda motor di tanah air, siapa lagi kalau bukan mas vroh Komeng Uhuuuyyy? “Haiyah warung papan triplex aja sok-sokan menanggapi, emang berbobot gitu tulisanmu?” Mendingan gak usah diterusin baca nya, apalah arti sebuah coretan dari blohher otomtoif papan triplex seperti saya ini, wkwkwk πŸ˜› 

Yamaha beberapa tahun kebelakang memang seakan ditekan dan terus ditekan secara perlahan oleh Honda, berbagai sektor sedikit demi sedikit digerogoti dan akhirnya Honda benar-benar menguasai market share dengan gap yang cukup lumayan jauh, sempat bertahan disegmen motor sport yang memang sangat alot dirobohkan oleh Honda tapi akhirnya tumbang juga. Yamaha tentu tak tinggal diam, di segmen matik yang dulu sangat menjadi idola dan sekarang terpuruk karena sulit mengalahkan Honda dengan varian matik nya, lalu Yamaha melakukan terobosan dengan maxi skutik. Benar-benar langkah yang bagus karena di segmen ini Honda belum terjun, jadi untuk sementara Yamaha bisa melenggang sendirian. Untuk kelas motor sport, kemarin Yamaha harus merasakan jurus ampuh Honda yang seakan seperti racun, menggerogoti sedikit demi sedikit. Tapi entah setelah Yamaha menelurkan produk motor sport yang semakin canggih dan selangkah lebih maju daripada Honda, hasilnya belum terlihat karena baru saja produk ini di launching.

Yamaha saat ini telah memiliki amunisi cukup kuat untuk mematahkan dominasi Honda yaitu produk-produk motor yang dijejali berbagai macam fitur dan mempunyai value yang lebih daripada Honda, tapi bukan hal yang mudah jika ingin mematahkan dominasi Honda di kancah industri otomotif tanah air. Sebab Honda memilik pondasi yang kokoh, image nya sudah mengakar di seluruh lapisan masyarakat. Perlu kerja keras, ke disiplinan dan mental pantang menyerah dari segala lini karena produk bagus saja tidak cukup jika ingin melawan dominasi Honda.

Selama tim marketing Yamaha masih seperti sekarang, saya rasa itu bukan langkah yang bagus, beberapa kejadian malah mencoreng nama baik Yamaha sendiri, tidak usah saya detailkan disini (warung papan triplex takut kena ciduk πŸ˜€ ) tentu mas vroh tau kalau nama baik itu sangat sulit mengembalikannya apabila pernah ternoda. Ujung tombak pun tidak bisa bekerja sendirian tanpa suport penuh dari lini tengah dan belakang, masa iya striker pada permainan sepak bola koq sampai turun ke lini belakang untuk bertahan, naik ke lini tengah untuk mengumpan dan maju lagi ke depan untuk mencetak gol? Sesekali sih boleh saja tapi kalau harus setiap saat? Ya kurang efektif tentu nya, yang ada malah ngos-ngos an, lagi pula striker nya belum tentu tajam koq, hihihihi…. πŸ™„

Tanpa berbenah dengan benar, sulit kiranya menumbangkan raksasa ini, apalagi dengan sumber daya yang kadung melimpah ruah, ritme permainan bisa saja mereka atur πŸ˜€ . Dulu sih saya sudah pernah membuat coretan yang cukup mengkritisi, tapi sepertinya memang tidak ada yang membaca, wkwkwk yah maklum hanya sekedar warung papan triplex koq, tulisan juga ala kadar nya πŸ˜†
So…apakah jurus ilmu terawangan suhu komeng akan terbukti? Masih ada 1,5 tahun lagi vroh, tentu ahli strategi dari Honda tidak akan berdiam diri, lalu bagaimana dengan Kawasaki dan Suzuki? Mereka tetap bisa berpotensi memberikan kejutan yang diluar dugaan, semua bisa saja terjadi, hanya waktu yang bisa menjawabnya :lol .

Salam foging pistun motor teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul :mrgreen:

Advertisements

21 thoughts on “Jika Ingin Bangkit Maka Harus Belajar Dari Kesalahan

  1. cuma satu karena mind set motor honda dah melekat sejak djaman bahola…..meski produk yg di telorin termasuk mayan melimpah ruah technology dan fiture semua akan kalah pada mindset…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s