Motor Pekerja Keras

Ninja150ss – Motor pekerja keras adalah motor yang kuat disiksa oleh pemakai nya, bandel, irit, perawatan mudah, dan harga nya lebih murah dari pada motor sekelas nya. Mau tau motor pekerja keras apa yang saya maksud? Silakan dilanjut sampai selesai baca nya.

Pagi hari di simpang 7 Kudus

Beberapa hari kemarin saya mempunyai kewajiban ngukur aspal yang cukup lumayan membuat badan pegal dan encok 😦 , sudah seminggu ini saya harus menempuh jarak minimal 100km/hari bahkan bisa lebih, jadi mohon maaf kalau warung papan triplex jarang update tidak seperti warung-warung kondang lainnya, lha gimana lagi pikiran sudah capek tersita untuk urusan yang lebih penting πŸ˜€

Foging pistun & neng Verza

Berhubung saya pecinta motor jadi ya ngukur aspal nya pakai motor, terus motor apa yang dipakai? Clue nya sudah pernah saya ungkapkan di artikel memilih kendaraan untuk operasional harian, enggak pakai foging pistun? Bisa tambah protol punggung dan isi dompetnya πŸ˜€ terus pakai apa? Pakai neng Verza πŸ˜†
Alasan Verza cocok sebagai motor pekerja keras : 

  1. Dengan ergonomi khas motor Honda jaman dulu yang kebapak-bapakan, neng Verza cocok untuk diajak menempuh jarak dekat maupun jarak jauh, gak bikin cepat capek, kopling manual enteng, jok lumayan tidak membuat b*k*ng cepat panas/overheat.
  2. Karakter mesin yang lebih condong ke torsi, cocok digunakan untuk stop&go, serta jalanan yang macet. Dual shock breaker belakang mampu untuk menahan beban yang lebih daripada monoshock.
  3. Dengan setingan mesin lebih ke torsi, puntir gas sedikit sudah keluar tenaganya, membuat konsumsi BBM Verza bisa lebih irit daripada motor sekelasnya, Hal ini tentu dapat menghemat cost operasional.
  4. Untuk sekelas motor batangan 150cc, harga Verza cukup worthed dibanding dengan yang lain (harga dibawah 20juta).
  5. Biaya perawatan murah karena masih memakai mesin 150cc SOHC air cooled, cukup rutin ganti oli mesin sebelum waktunya, akan menjaga keawetan mesin Verza ini.

    Motor pekerja keras

    Tentu ada kekurangan nya juga dari neng Verza ini :

    1. Desain biasa saja,kurang menarik, khas bapak-bapak.
    2. Speedometer tanpa indikator rpm.
    3. Tutup tanki masih njendol.
    4. Kalau melewati jalan lurus yang datar, getaran mesin sangat terasa meskipun baru menyentuh 80km/jam.
    5. Mesin cepat teriak, alias nafasnya pendek.

    Jika lebih mengutamakan manfaatnya dibanding kekurangan-kekurangan tersebut maka pantas lah Verza ini disebut sebagai motor  pekerja keras. Dengan harga dibawah 20 juta sudah mendapatkan motor batangan 150cc. Kalau menurut sampean bagaimana?

    Salam foging pistun teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul :mrgreen:

    Advertisements

    12 thoughts on “Motor Pekerja Keras

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s