Perjuangan Dimas Ekky Dan Andi Gilang Pada Gelaran CEV European Championship

image

Ninja150 – Hai mas vroh… Dimas Ekky dan Andi Gilang sebagai pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) mewakili Indonesia dalam gelaran balap CEV  International Championsip di sirkuit Catalunya – Barcelona.

Andi Gilang dan Dimas Ekky mampu menunjukkan mental juara yang pantang menyerah dalam meraih pengalaman maksimal di putaran keempat CEV International Championship di sirkuit Catalunya-Barcelona, Spanyol. Walaupun keduanya mengalami kecelakaan yang cukup hebat di race pertama, kedua pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) ini tetap menunjukan mental serta sikap pantang menyerah dan tetap melakukan balap di race kedua untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa Indonesia.

Di kelas CEV Moto2 European Championship, Dimas Ekky tampil cukup baik dari sejak latihan bebas dan sesi kualifikasi. Meskipun hanya mampu start di posisi 9, Dimas tetap harus berjuang keras melawan pebalap lain .

Pada race pertama, Dimas Ekky langsung melesat ke posisi 3. Tapi, sayang sekali Dimas sempat terjatuh, Dimas mencoba tetap bangkit dan memacu kembali motornya. Tapi, di lap ke 4, Dimas terpaksa harus masuk ke paddock dan tidak dapat melanjutkan jalannya balapan.

Tidak ingin mengecewakan pendukungnya di Indonesia, race kedua tidak disia-siakan Dimas untuk berjuang memberikan yang terbaik. Pebalap AHRT ini kembali menunjukkan aksi brilian saat start dan merangsek ke posisi 4. Meskipun didera rasa sakit akibat insiden jatuh pada race sebelumnya, Dimas Ekky masih mampu menjaga kecepatannya dengan konstan. Namun setelah beberapa lap dilewati, pebalap ini kesulitan mempertahankan posisinya. Dimas Ekky pun turun kembali ke posisi 9. Pada lap terakhir, Dimas tetap berjuang memperbaiki posisinya dan sukses merebut posisi 8 serta menghasilkan 8 poin tambahan.  Saat ini Dimas Ekky telah mendulang 26 poin di kejuaran CEV Moto2 European Championship.

“Di race pertama, saya memulai start dengan baik, dari posisi 9 menyodok posisi 3 dan menjaga ritme agar terus di kelompok terdepan. Tapi, saya membuat kesalahan di tikungan 10 dan terjatuh. Saya merasakan sakit yang amat sangat di punggung, kepala dan lengan.  Hal ini berpengaruh saat race kedua. Di awal lap saya tidak merasakan apa-apa, tapi setelah empat atau lima lap, punggung saya sangat sakit, terutama saat menikung. Hal ini sangat menyulitkan, tapi saya tetap berusaha untuk meraih hasil lebih baik. Saya pikir, finish di posisi 8 tidaklah begitu buruk. Karena saya yakin bisa mendapatkan posisi yang lebih baik jika tidak didera sakit,” ujar Dimas Ekky.

image

Sementara itu pada gelaran CEV Moto3 Junior World Championship
Andi Gilang masih belum mampu menghasilkan poin di kejuaran CEV, Barcelona. Gilang mengalami insiden serius di race pertama. Walaupun belum pulih benar akibat terjatuh, Andi Gilang justru mampu menunjukan kemampuannya dan menyelesaikan balap di posisi 17.

Andi Gilang memulai balap dengan baik di race pertama, namun mengalami insiden dan terjatuh cukup serius hingga bantuan medis harus turun ke lintasan untuk membantu evakuasi. Syukurlah, pebalap Indonesia ini tidak menderita luka serius. Hanya mengalami sedikit lecet dan memar di bahu serta sikunya.

Pada race kedua, Andi Gilang juga masih belum mendapatkan keberuntungannya, mendapat masalah teknis di tikungan pertama sehingga harus terlempar ke posisi paling buncit.  Dengan rasa sakit di badan, Andi tetap berjuang melakukan balapan, meski akhirnya finish di urutan 17.

“Saya sangat tidak senang. Selama latihan bebas dan di kualifikasi, saya punya feeling yang bagus dan sangat nyaman dengan setup motor, tapi harus terjatuh di race pertama. Di race kedua, saya didera masalah teknis di lap awal sehingga tak bisa menambah kecepatan. Saat saya mulai menemukan ritmenya, saya sudah tertinggal jauh. Saya seperti memulai balap dengan start dari paling buncit. Saya pacu motor dengan sekencang-kencangnya, tapi hanya finish di urutan 17. Di seri berikutnya, saya berharap secepatnya bisa menemukan feeling yang bagus dengan motor karena banyak pelajaran yang sudah saya terima. Saya akan beradaptasi lebih cepat dan berusaha lebih keras di  seri berikutnya di Albacete,” ujar Andi Gilang.

GM Marketing Planning & Analysis Division PT Astra Honda Motor (AHM) bapak Agustinus Indraputra mengatakan bukan hanya skill yang diperlukan di lintasan, namun mental dan sikap juara juga sangat dibutuhkan untuk melahirkan pebalap hebat berkelas dunia.

“Meskipun kedua pebalap belum menemukan iramanya di CEV, tapi kami bangga mereka terus menunjukan peningkatan di setiap lini. Skill Dimas Ekky dan Andi Gilang sudah tidak diragukan lagi. Terlebih sikap juara dan mental yang sudah ditampilkan di Barcelona. Kami yakin Indonesia kedepannya mampu menuju pentas MotoGP dengan talenta muda seperti mereka.” tutup beliau.

Kejuaraan balap FIM CEV seri berikutnya akan diselenggarakan di sirkuit Albacete tanggal 2 dan 3 Juli mendatang.
Semoga kedua pebalap Indonesia Dimas ekky dan Andy gilang meraih hasil yang lebih baik pada balapan selanjutnya, SEMANGAT BRO..!!

*Press Release AHM

Advertisements

4 Replies to “Perjuangan Dimas Ekky Dan Andi Gilang Pada Gelaran CEV European Championship”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s