Indonesia Market Yang Unik

Ninja150ss – Selamat berjumpa kembali dengan saya sobat bikers semua, maaf lama banget ini warung pinggiran tidak update, seperti yang pernah saya bilang dulu, kalau blog ini sebagai tempat coretan saya. Saya bukan golongan blogger dolarriyah atau blogger jaimiyah, jadi ya kalau ada waktu dan lagi kepengen baru ngisi coretan di sini :mrgreen:

Sapa sih yang gak kepengen kalau liat teman2 blogger pada gajian wordads (mbuh tulisane piye, maklum wong biasa šŸ˜€ ) dalam bentuk dollar? Tapi jalan saya bukan di situ (belum mungkin yah) apa adanya aja lah šŸ˜†

Back to topic, mengenai judul diatas mungkin banyak yang penasaran juga, maksud e ki kepiye? Jadi gini, mungkin saya bukan orang yang ahli dalam bidang otomotif, bukan ahli marketing, bukan ahli menggiring opini, ini cuma sekedar beberapa pengalaman dan pelajaran yang saya dapat saat sedikit bersentuhan dengan dunia otomotif. Jadi kalau ada yang tidak setuju, ya silakan, saya kan cuma berbagi sedikit pengetahuan, hahaha….

Dunia otomotif, segala sesuatu yang berhubungan dengan manufactur atau pembuatan produk otomotif. Saat ini kita benar2 digelontor berbagai macam produk2 dari ATPM (baik motor ataupun mobil) tapi saya bahas motor saja, soalnya yang hampir semua orang di indonesia punya. Melihat pertikaian, pertengkaran, adu mulut, cacian, ke sok tau an para fanboy di dunia perbloggeran, saya kadang geli sendiri, ada yang ngotot bela merk A, menjelekan merk B, anti merk C dan lain2. Apa ya kalian itu dapat bayaran dari pabrikan? Sampai segitunya bela merk. Kecuali Anda mungkin bekerja di merk itu, jadi wajar kalau Anda menunjukkan loyalitas. šŸ™„

Tuntutan konsumen orang indonesia itu unik, kenapa saya bilang unik? Nih ada contohnya, misalkan :
* Pengennya beli motor yang murah, bandel, irit, kencang, keren, bagus luar dalam (mesin, body dan fitur)
ā—> ATPM puyeng vroh… jelek sedikit dicaci, plastik tipis dimaki, cat kusam dibenci, mesin banyak trouble di bully, dikasi harga mahal kualitas bagus dibilang operpret overprice, dikasi harga murah (ya gak murah juga sih,rasional maksudnya) kualitas seadanya dibilang dongograde downgrade.
Terus inyong kudu kumaha?
Nah loh…namanya juga orang dagang pasti nyari untung lah, masa mau buntung? Nanti karyawannya mau digaji pake apa? Baut? Hahahaha….
#pernyataan diatas dari sudut ATPM atau pabrikan mas vroh..

*Lah kan masspro atau produksi massal, bisa ditekan donk biayanya?
ā—> Anda benar, tapi ya kalau produknya laris pake banget, vendor atau suplayer tentu bakal bisa digoyang harga part nya jika order dalam partai besar (anggap aja seperti pedagang di grosir, beli 100 biji tentu harganya beda dengan beli 100 ribu biji šŸ˜† )

Sebenarnya dari pihak ATPM atau pembuat motor di saat proses project berlangsung, mereka sudah dengan detail memperhitungkan semua aspek, tapi semua bakal berubah jika sudah disodorkan kepada pihak yang berhubungan dengan marketing.
Pihak marketing juga punya market sendiri mas vroh, kalau range harga tidak sesuai market yang disasar ya pokoknya harus dikurangi biaya produksinya. Nah orang project nego lagi sama vendor / suplayer nya,  kurangi lagi donk harganya…
Pihak vendor pun putar otak lagi, akhirnya mau deh daripada gak dapat orderan? šŸ˜†

Pada saat proses perakitan pun ATPM sudah sangat ketat mas vroh, gak boleh salah pasang, scratch atau baret, mur atau baut pun juga gak boleh ada yang kendor (semua ada kekencangan torsinya) , striker buble pun juga gak boleh (ada angin yang terperangkap didalam stiker), mesin pun juga di tes dulu sebelum keluar dari tempat produksi, setelah semua tidak ada masalah baru dilepas eh diserahkan ke bagian penjualan (dengan toleransi yang sudah diperhitungkan).

*Terus kalau sudah sedemikian ketatnya disaat proses lalu setelah sampai di tangan konsumen koq masih ada masalah atau trouble bijimana tuh?
ā—> Nah ini….yang ingin saya jelaskan supaya mas vroh sekalian sedikit terbuka pandangannya (bukan berarti saya membela ATPM lho ya! )
Jika ada hal diluar dugaan atau trouble pada motor Anda, jangan buru2 takut, khawatir, risau, mumet, puyeng, stress, dll. Tanggapi dengan tenang, analisa dulu apa yang menjadi masalah, lalu cobalah cari informasi tentang masalah tsb (saya sarankan jangan langsung ke mekanik, orang dealer atau apalah. Coba browsing ke internet, baca2 berita atau tanya kepada blogger2 yang anda kenal) soalnya banyak faktor yang bisa menjadi penyebabnya mas vroh, mau saya kasi contoh? Ok deh saya ambil kasus yang pernah terjadi:
1. Velg vario 125 teman grup d’gujubar yang peang waktu dibawa ke kopdar ultah d’gujubar, cari sendiri orangnya, masih ada koq :mrgreen: motor baru gress loh itu.
Kemudian kita analisa dari 2 sudut,

*sudut konsumen : motor baru, koq velg mudah somplak? Wah bijimana tuh quality controlnya? Masa dikasi part abal2? Padahal velg honda AHM kuat2? Vendornya kualitas mocin tuh, bla..bla..bla..

*sudut ATPM : semua part yang masuk dalam proses produksi sudah melalui tes, uji kelayakan/sesuai dengan standart yang dipatok, mungkin dalam pemakaian dijalan melebihi tes yang telah dilakukan pabrikan.

2. Nvl sekarang koq banyak yang ngebul / oli mesinnya sering berkurang?
3. Keawetan aki motor2 sekarang koq lebih pendek usianya?
4. Cbsf yang klotok2, mika leleh, arm di recall (saya pernah bantu punya temen yang cbsf nya bermasalah, alhamdulillah beres šŸ™‚ )
Dan kasus2 yang lain, nek disebutke siji2 iso meniren lambeku mas vroh…

Jadi kudu kumaha? Ya bijimana ya,, aink lieur sorangan šŸ˜†
Mungkin pakailah kendaraan Anda yang normal2 saja, soalnya jangan disamakan produksi motor sekarang dengan produksi motor 5 tahun kebelakang atau lebih, ora bakal podo kualitase :mrgreen: kecuali harganya melebihi rata2 motor yang dijual saat ini. Bisa saja Anda apes, dapat barang yang kurang bagus kualitasnya, ya jangan stress dulu, coba claim secara baik2, kalau masih garansi pasti diganti koq, asal tau jalurnya.

Terus solusinya?
Kalau boleh saya kasi saran, sebelum membeli motor cobalah cari info tentang motor yang ingin anda beli, plus minusnya lah… kalau sampean sudah ngerti dan tetep pengen beli ya Anda berarti sudah siap dengan segala resikonya šŸ˜€ , pertimbangkan dengan matang. Sayangilah dan rawatlah motor yang Anda punya saat ini, mau motor baru, kuat, buandel, kalau gak dirawat ya amsyong mas vroh… šŸ˜†
Jangan buta merk, semua motor, merk apapun pasti ada kelebihan dan kekurangannya, jadilah bikers yang cerdas. Soalnya orang indonesia kebanyakan kalau sudah termindset susah meleknya, gak percaya? Tuh nyatanya masih banyak fanboy2 di dumay, kalau gak merk A pokoke elek :mrgreen:

Mungkin sekian dulu coretan dari saya, sudah kepanjangan mas vroh, dilanjut besok2 lagi…ntar jadi males yang baca, hehehe…

Salam foging pistun teknologi jadul bin ngebul tapi gak ngibul :mrgreen:

Advertisements

15 thoughts on “Indonesia Market Yang Unik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s